Sabtu, Juni 25

Jasa Foto dan Sewa Baju Adat Paguyuban Pokoke Blangkon di Malioboro

Wisata malioboro yang fenomenal di berbagai kalangan terutama kawula muda sudah tidak diragukan lagi. Destinasi wisata yang satu ini menjadi tempat kongkownya wisatawan lokal maupun mancanegara ketika berkunjung ke Malioboro.  Selain kulinernya yang menggugah selera, Malioboro memiliki view keren yang instagramable. Bahkan para fotografer profesional yang tergabung dalam jajaran Paguyuban Pokoke Blangkon siap mengambil jepretan terbaiknya untuk anda. Apa itu Paguyuban Pokoke Blangkon? Kami akan menjelaskannya untuk Anda.

Sejarah Paguyuban Pokoke Blangkon

paguyuban pokoke blangkon 1
Sumber: instagram.com/@fh_potret

Dulunya Habib dan seorang temannya adalah fotografer prewedding. Namun, pandemi covid berkepanjangan menjadikan mereka sepi job, karena masyarakat dilarang berkerumun sehingga tidak ada yang menyewa jasa mereka.

Kemudian ia sempat ingin mencari lowongan kerja di perusahaan namun cukup sulit menemukannya. Habib memutar otak bagaimana agar semua mendapatkan cuan di masa pandemi, bahkan hampir menjual alat fotonya. Bermula dari coba-coba, ia mengambil foto candid para wisatawan di jalanan. Kemudian membagikannya ke beberapa media sosial.

Namun respon publik tidak begitu antusias dengan hasil candidnya. Tapi Habib tidak kehabisan ide, saat melihat Bapak-Bapak penjual baju lurik yang melintas di sekitaran malioboro. Kemudian ia mencoba menawarkan jasa foto menggunakan pakaian adat baju lurik dan beskap, ia mempostingnya kembali ke media sosial. Wah ternyata banyak sekali warganet yang kagum dengan hasil jepretannya. Siapa sangka kini banyak direct message atau DM yang menanyakan bagaimana cara berfoto menggunakan jasanya. Berapa harga sewa dan kapan dapat melakukan jepretan di Malioboro.

Kini hampir 30 jepretan dalam sehari. Paling sedikit 10 jepretan. Betapa bahagianya Habib sekarang. Kemudian tercetuslah nama “Paguyuban Pokoke Blangkon” agar diakui oleh orang banyak. Melalui paguyuban ini diharapkan banyak orang yang bergabung dan dapat menyambung hidup di masa pandemi.

Sejauh ini respon wisatawan sangat positif, bahkan Sebagian dari mereka kagum dan memuji paguyuban ini. Pasalnya baru kali ini ada jasa foto sekaligus sewa pakaian adat di daerah Malioboro. Sebelumnya hanya jasa biasa tanpa menggunakan pakaian adat.

Harga Jasa Foto Dan Sewa Pakaian Adat

paguyuban pokoke blangkon 2
Sumber: instagram.com/@fh_potret

Untuk  foto di Kawasan Malioboro dibanderol dengan tarif Rp.5.000 per file. Sedangkan untuk sewa baju lurik dan tata busana, Anda hanya perlu mengeluarkan sebanyak  Rp20.000/orang. Harga sewa beskap dan tata busana hanya dipatok Rp25.000/orang.

Ada beberapa persyaratan yang harus anda penuhi jika menggunakan jasa Paguyuban Pokoke Blangkon, diantaranya:

  • Foto hanya dapat dilakukan disekitaran Kawasan Malioboro saja
  • Fotografer hanya mengambil sebanyak 40 jepretan
  • Konsumen yang berfoto dapat memilih sebanyak 10 foto terbaik pilihan anda dan membayarnya sesuai tarif yang telah ditentukan.

Jika anda ingin berfoto di luar kawasan Malioboro, ambilah paket satu jam dengan mendapatkan beberapa keuntungan diantaranya dapat berfoto ria di luar kawasan malioboro, sewa baju adat sebanyak dua kali ganti baju adat, tata busana serta jasa foto unlimited selama satu jam lamanya. Tidak hanya itu saja, anda juga akan mendapatkan free editing sebanyak lima foto. Terjangkau sekali bukan? Hanya dengan Rp350.000 sudah mendapatkan jasa fotografer profesional.

Buruan ke Malioboro! Gunakan Jasa foto dan sewa pakaian adat Paguyuban Pokoke Blangkon. Posting ke media sosial kamu serta rekomendasikan ke teman-teman terdekat! Semoga jasa foto dan sewa baju adat Paguyuban Pokoke Blangkon dapat menjadi pilihan pertama untuk mengabadikan moment liburan anda di Malioboro.