Sabtu, Juni 25

Museum Benteng Vredeburg, Wisata Sejarah Kekinian

Liburan ke Jogja kurang lengkap rasanya kalau tidak menyempatkan waktu untuk mengunjungi tempat-tempat bersejarah yang ada di sana.

Selain Jalan Malioboro, Museum Benteng Vredeburg tentunya menjadi destinasi yang wajib kamu kunjungi selama liburan.

Tempat bersejarah ini menyimpan banyak sekali pesona yang tak lepas dari sejarahnya di masa lalu sebagai pusat pemerintahan dan pertahanan Belanda kala itu.

Museum Benteng Vredeburg terletak di ujung jalan Malioboro, di depan Gedung Agung dan Kraton Kesultanan Yogyakarta.

Pada mulanya dikelilingi oleh sebuah parit (jagang) dan mempunyai bastion (menara pantau) pada setiap sudutnya. Sekarang beberapa bagian dari tempat ini telah direkonstruksi dan dapat dilihat hingga sekarang.

Benteng ini kini bisa dikunjungi oleh wisatawan untuk mendapatkan spot foto menarik yang instagramable, buka setiap Selasa – Jumat dari pukul 08.00–15.00 WIB.

Sejarah Singkat Museum Benteng Vredeburg

benteng vredeburg
Sumber: kebudayaan.jogjakota.go.id

Sejak pertama kali berdiri, Museum Benteng Vredeburg sangat erat kaitannya dengan lahirnya Kasultanan Yogyakarta kala itu.

Benteng ini awalnya dibangun sebagai bentuk kekhawatiran pihak Belanda yang melihat kemajuan pada kraton yang didirikan oleh Sultan Hamengkubuwono I.

Akhirnya Belanda mengusulkan kepada sultan agar mendapatkan izin untuk membangun sebuah benteng di dekat kraton dengan dalih agar Belanda dapat menjaga keamanan kraton dan sekitarnya

Namun di balik pembangunan tersebut, niat Belanda yang sesungguhnya adalah untuk memudahkan mengontrol segala hal yang terjadi di dalam kraton.

Bahkan pembangunan benteng tersebut sengaja dimanfaatkan oleh Belanda untuk berjaga-jaga jika sewaktu-waktu sultan memalingkan muka untuk memusuhi Belanda.

Letak Benteng hanya berjarak satu tembak meriam dari kraton dan menghadap langsung ke jalan utama sehingga dapat dimanfaatkan dengan mudah oleh Belanda sebagai benteng strategi, intimidasi, blokade dan penyerangan ke dalam Kraton.

Karena besarnya kekuatan dibalik politik perjanjian dengan Belanda yang sulit dilawan kala itu, permohonan izin Belanda untuk membangun benteng didekat kraton pun dikabulkan oleh Sri Sultan Hamengkubuwono I.

Keberadaan Benteng Vredeburg pada Masa Penjajahan Jepang

suasana benteng vredeburg
Sumber: kebudayaan.jogjakota.go.id

Pada 1942 setelah Jepang memasuki Indonesia, benteng ini diambil alih oleh tentara Jepang yang telah memperkuat kekuasaannya di Indonesia.

Hingga saat itu Benteng Vredeburg digunakan oleh Jepang sebagai tempat tawanan orang-orang Belanda dan Indonesia.

Selain itu benteng ini berfungsi sebagai markas militer dan gudang penyimpanan senjata tentara Jepang.

Namun pasca Kemerdekaan Indonesia, Benteng Vredeburg ini diambil alih oleh instansi militer RI. Sejak saat itu Benteng Vredeburg digunakan sebagai asrama, markas pasukan tentara, sampai gudang perbekalan, dan penyimpanan senjata.

Pesona Museum Benteng Vredeburg yang Tak Ada Habisnya

Saat ini keberadaan Museum Benteng Verdeburg banyak dikunjungi oleh wisatawan yang ingin mengenal lebih jauh sejarah dibalik pendirian benteng ini.

Di dalam Museum Benteng Vredeburg terdapat banyak koleksi benda-benda bersejarah, seperti minirama Kongres Boedi Oetomo dan mesin ketik Surjopranoto.

Bahkan kendil yang digunakan oleh Jendral Soedirman pada saat itu, Dokumen Soetomo, hingga bangku militer akademi ada disini sebagai benda bersejarah yang wajib dirawat.

Selain museum, di lokasi sekitar benteng ini juga terdapat cafe yang bernuansa klasik dan suasana tradisional yang masih sangat kental.

Banyak pedagang di sekitar museum ini yang menjajakan minuman dan makanan Khas Jogja. Bahkan pada waktu tertentu tak jarang digelar pertunjukan seni musik di pelataran museum.

Sayangnya keberadaan museum ini seringkali terlewatkan oleh wisatawan yang berkunjung ke Area Malioboro karena letak museum yang agak masuk ke dalam dari jalan utama.

Nah buat kamu yang tertarik, tiket masuk Museum Benteng Vredeburg hanya Rp3.000,00 saja untuk 1 orang dengan jam operasional mulai pukul 08.00-15.00 WIB.

Jika Anda sedang mencari hotel yang nyaman dengan harga terjangkau di sekitar Malioboro, yuk segera booking Liberta Hotel Jogja sekarang juga. Terletak strategis di Malioboro, Liberta menawarkan pengalaman menginap yang nyaman dan mengesankan bagi liburan Anda