Posts

desa trunyan

Selain Pantai, 6 Desa Adat ini Wajib Banget Kamu Kunjungi Saat Liburan ke Bali

Selain keindahan alamnya, salah satu daya tarik wisatawan untuk berkunjung ke Bali adalah kebudayaan masyarakat yang masih kental dan tidak tergerus oleh modernisasi.

Ada banyak sekali Desa Adat di bali yang masih menyimpan ragam budaya, seperti Tradisi Pemakaman Desa Trunyan, Tradisi Mekare-Kare, Tradisi Mesbes Bangke, dan banyak tradisi lainnya yang terus dilestarikan hingga kini.

Tradisi unik tersebut biasanya digelar pada sejumlah desa di Bali pada hari-hari tertentu, karena erat kaitanya dengan keyakinan para masyaratat untuk penghormatan kepada Tuhan atau pada leluhur.

Tentu sangat beruntung bagi wisatawan ketika berkunjung ke desa adat yang sedang mengadakan berbagai tradisi pada hari-hari tertentu.

Desa Adat yang Wajib di Kunjungi Saat di Bali

Jika Anda ingin melihat langsung betapa kaya dan beragamnya budaya serta adat istiadat yang ada di Bali, Anda bisa mengunjungi langsung 6 Desa Adat di Bali, seperti:

Desa Ubud

desa ubud
Sumber: Google Business (by alva tumilisar)

Sebagai Desa Adat yang sudah cukup terkenal baik Domestik maupun Mancanegara, Desa Ubud memiliki banyak sekali Kesenian dan Tradisi khas bali yang melegenda.

Seperti Seni Tari khas Bali, Seni Lukis serta berbagai seni lainnya. Desa Ubud memiliki banyak museum sejarah dan serta galeri-galeri seni yang bisa dikunjungi oleh wisatawan.

Selain memiliki seni dan tradisi yang sudah sangat lekat, tentu desa ini memiliki keindahan alam yang membuat wisatawan betah berlama-lama disini.

Desa Ini terletak di dataran tinggi, hamparan alam hijau setia menjadi pemandangan sepanjang mata melihat. Nah buat Anda yang tertarik, Desa Ubud terletak di Kabupaten Gianyar, Bali.

Desa Pinggan

Desa Pinggan yang berada di Wilayah Kintamani ini menyajikan pemandangan dataran tinggi sehingga membuatnya sangat indah karena berlatar pegunungan.

Tradisi yang dipegang teguh oleh masyarakat Desa Pinggan adalah keteguhan untuk hidup berselaras dengan alam. Sehingga tak heran suasana desa ini masih sangat asri.

Kamu bisa menikmati keindahan matahari terbit saat pada pagi hari. Selain itu Anda bisa mengunjungi Danau Batur yang sudah sangat terkenal sebagai tujuan wisata.

Desa Batubulan

desa batubulan
Sumber: Google Business (by Totte Malmström)

Desa Batubulan menjadi tujuan banyak wisatawan untuk menyaksikan keindahan Seni Tari khas daerah Bali yang dipentaskan setiap hari.

Tari Legong dan Tari Barong dipentaskan pada setiap pagi sedangkan Tari Kecak yang diselenggarakan pada malam hari mulai pukul 18.00-19.00 WITA.

Desa Batubulan terletak di kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar, sangat strategis karena diantara Denpasar dan Kota Gianyar.

Desa Celuk

Desa Celuk menjadi Tujuan wisatawan penggemar perhiasan, karena sebagian besar masyarakat di desa ini menjadi Pengerajin Perak & Emas.

Hasil kerajinananya pun beragam, mulai dari digunakan sebagai perhiasan, bahkan dibuat berbagai macam patung serta lukisan yang terbuat dari perak.

Tentu kesenian ini punya nilai filosofi tersendiri sehingga menjadikannya berbeda dari perhiasan yang banyak beredar di pasaran.

Selain itu, pada waktu tertentu sering diselenggarakan upacara adat di Desa Celuk sehingga menambah daya tarik bagi wisatawan.

Nah buat Anda yang tertarik untuk berkunjung ke Desa Celuk, desa ini terletak di Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar.

Desa Panglipuran

Pesona wisata yang ditawarkan oleh Bali seolah tak ada habisnya, di Desa Panglipuran Anda bisa menikmati keindahan suasana desa dan bangunan adat yang masih sangat terjaga.

Bahkan desa ini dinobatkan jadi Desa Terbersih di Dunia karena saat memasuki desa ini kamu akan disambut dengan deretan pepohonan dan tanaman hijau serta udara yang masih sangat sejuk.

Selain itu, desa ini memiliki ritual keagamaan yang terus dilestarikan hingga saat ini, seperti Ngusaba untuk menyambut Hari Raya Nyepi.

Bahkan masyarakat Desa Panglipuran akan datang ke Pura Penataran untuk bersembahyang setiap 15 hari sekali.

Namun perlu diingat ketika Anda mengelilingi desa ini dilarang menggunakan kendaraan bermotor karena untuk menjaga kebersihan udara serta untuk menghormati warga asli Desa Panglipuran, selain itu pastikan untuk tidak membuang sampah sembarangan ya.

Desa Trunyan

desa trunyan
Sumber: Google Business (by ida aszhar)

Nah, bicara soal daya tarik desa adat tentu tak lepas dari Desa Trunyan. Mungkin dari Anda sudah nggak asing lagi saat mendengar tentang Trunyan.

Karena masyarakat disini memiliki tradisi unik yang terus dilestarikan hingga kini. Nama Trunyan sendiri sebenarnya berasal dari nama suatu kuburan yang ada disana.

Masyarakat Desa Trunyan memiliki adat meletakkan jenazah di bawah pohon Taru Menyan tanpa menguburnya.

Meski begitu jenazah tidak berbau busuk sedikitpun karena masyarakat Desa Trunyan percaya pohon Taru Menyan yang artinya pohon wangi inilah yang membuat jenazah tidak berbau.

Buat Anda yang tertarik berkunjung ke Desa Trunyan, Anda akan disuguhi ribuan tengkorak manusia yang tergeletak rapi di tanah kuburan desa ini. Desa Trunyan sendiri terletak di Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali.

Jika Anda punya rencana ke Bali dalam waktu dekat, selain berkunjung ke pantai dan wisata malam di Jalan Legian, kamu bisa mempertimbangkan untuk mengunjungi Desa Adat yang ada Bali untuk menambah wawasan mengenai Kebudayaan Bali.

Selama berada di Bali, pastikan Anda mengikuti protokol kesehatan dengan memakai masker dan selalu jaga jarak.

Jika Anda sedang mencari hotel yang nyaman dengan harga terjangkau di sekitar Seminyak, Bali, yuk segera booking Liberta Hotel Seminyak sekarang juga. Terletak strategis di Seminyak, Bali, Liberta menawarkan pengalaman menginap yang nyaman dan mengesankan bagi liburan Anda.